Satu eSIM untuk seluruh perjalanan. Aktif begitu mendarat di Jeddah, tanpa ganti kartu, dan nomor WhatsApp kamu tetap seperti biasa.
Pertanyaan yang paling sering masuk: apakah harus ganti kartu SIM kalau umroh? Jawabannya tidak.
Semua paket Arab Saudi kami berjalan di jaringan STC, operator dengan cakupan terluas di Arab Saudi. Jaringan yang sama dipakai di Makkah, Madinah, Jeddah, dan sepanjang rute antar kota.
Kalau sinyal di satu titik terasa lemah, ponsel akan pindah jaringan otomatis. Kamu juga bisa memilih operator lain dari pengaturan seluler.
Paket harian cocok untuk umrah 9 sampai 14 hari karena kuotanya direset tiap hari. Paket total cocok kalau kamu ingin kuota yang tidak habis dalam sehari.
Kuota direset setiap hari selama masa aktif. Kalau habis di satu hari, kecepatan turun sampai hari berikutnya mulai lagi dengan kuota penuh.
Banyak rute umrah transit di Dubai, Doha, atau Istanbul. Paket regional menutup negara transit itu dan Arab Saudi dalam satu eSIM, jadi kamu tidak perlu beli dua paket.
Lihat paket regionalKerjakan langkah pertama sebelum berangkat, sisanya saat sudah di tanah.
Selesaikan pembayaran, lalu QR code dikirim ke email. Scan QR itu dari pengaturan seluler di ponselmu. Sinyal belum akan muncul, dan itu normal.
Matikan data roaming di kartu utama, lalu nyalakan jalur eSIM. Bisa juga kamu nyalakan nanti saat mendarat, tergantung kenyamananmu.
Nyalakan jalur eSIM dan tunggu beberapa detik. Ponsel akan tersambung ke STC otomatis. Masa aktif mulai berjalan dari titik ini, bukan saat pembelian.
Pastikan jalur eSIM aktif dan data roaming untuk jalur itu menyala. Kalau masih belum, pilih operator STC secara manual dari daftar jaringan di pengaturan seluler.
Satu kuota untuk seluruh masa aktif. Lebih hemat kalau pemakaianmu ringan dan tidak perlu kuota besar setiap hari.