Sentadu dimulai dari satu percobaan kecil: apakah internet lintas negara bisa sesederhana beli pulsa?
Global Internet, Made Simple.
Marvin Edi Pratama mulai menjual paket internet roaming lewat marketplace pihak ketiga. Tanpa perusahaan, tanpa platform. Hanya percobaan kecil untuk melihat apakah layanan ini bisa membantu orang tetap terhubung di luar negeri.
Setelah hampir satu tahun, bisnis ini menghasilkan profit sekitar Rp1 juta dalam satu hari untuk pertama kalinya. Bukti bahwa ide sederhana punya tempat di dunia nyata, dan alasan untuk berhenti sekadar menjadi penjual di platform orang lain.
Perusahaan resmi didirikan sebagai rumah bagi visi tersebut, dengan satu hal yang paling penting sebagai fondasinya: pengalaman pengguna.
Dengan modal dan pengalaman yang terbatas, pengembangan platform dimulai. Sentadu dibangun dari nol: satu langkah kecil setiap hari, sambil terus belajar dari pengguna pertama.
Sentadu kini jadi platform eSIM global yang menjangkau hampir semua negara dan wilayah. Kami masih di awal perjalanan: masih membangun, masih belajar, masih mendengarkan pengguna.
Dunia di mana konektivitas tidak lagi menjadi batas, di mana mendapatkan internet global terasa sesederhana membeli sesuatu secara online, tidak peduli di mana pun kamu berada.
Yang kami jual bukan sekadar kuota.
Internet yang gampang di negara lain berarti kamu bisa menelepon keluarga, membuka peta, memesan transportasi, dan tetap bekerja dari mana saja. Itu bedanya bisa terhubung dan tidak.
The world is already connected. We are here to make it simpler.